loading...
Home » » Definisi Hadits Qudsi

Definisi Hadits Qudsi

Diterbitkan Oleh Catatan Seorang Hamba Pada 27 April 2017

Definisi Hadits Qudsi

Definisi Hadits Qudsi
Kita telah mengetahui makna hadis secara etimologi, sedangkan qudsi dinisbatkan kepada kata quds. Nisbah ini mengesankan rasa hormat karena materi kata itu sendiri menunjukkan kebersihan dan kesucian dalam arti bahasa.

Maka, kata taqdis berarti menyucikan Allah.
Taqdis sama dengan tathir, dan taqaddasa sama dengan tathahhara (suci, bersih).

Allah berfirman tentang malaikat, “… padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau ….”
(Al-Baqarah: 30).

Hadis qudsi

adalah hadis yang oleh Rasulullah saw. disandarkan kepada Allah.

Maksudnya, Rasulullah saw. meriwayatkannya bahwa itu adalah kalam Allah.

Maka, Rasulullah saw. menjadi perawi kalam Allah ini dengan lafal dari Rasulullah saw. sendiri.

Bila seseorang meriwayatkan hadis qudsi, dia meriwayatkannya dari Allah dengan disandarkan kepada Allah dengan mengatakan, “Rasulullah saw. mengatakan mengenai apa yang diriwayatkannya dari Tuhannya,” atau ia mengatakan, “Rasulullah saw. mengatakan, ‘Allah Taala telah berfirman atau berfirman Allah Taala’.”

Contoh Pertama:

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah saw. mengenai apa yang diriwayatkannya dari Tuhannya, “Tangan Allah itu penuh, tidak dikurangi oleh nafakah, baik di waktu malam maupun siang hari ….”
(HR Bukhari).

Contoh Kedua:

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. berkata:

Allah Taala berfirman:
Aku menurut sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku.
Aku bersamanya bila dia menyebut-Ku di dalam dirinya, maka Aku pun menyebutnya di dalam diri-Ku.
Dan, bila dia menyebut-Ku di kalangan orang banyak, Aku pun menyebutnya di kalangan orang banyak yang lebih baik dari itu.
(HR Bukhari dan Muslim).

Dan berikut : 40 Hadits Qudsi

Terimakasih Sudah Membaca Artikel Ini & Jangan Lupa Dishare Ya, By Catatan Seorang Hamba

Posting Sebelumnya
« Lihat Postingan Sebelumnya
Selanjutnya
Post Selanjutnya »