loading...
Home » , » Kitab Qurrotul Uyun fasal 10 (tata-tata bersenggama)

Kitab Qurrotul Uyun fasal 10 (tata-tata bersenggama)

Diterbitkan Oleh Catatan Seorang Hamba Pada 11 April 2017

Fasal 11


rukun menikah ada lima hal yaitu sebagai berikut:

Kitab Qurrotul Uyun fasal 10 (tata-tata bersenggama)
  • 1. ada seorang suami
  • 2. ada seorang istri
  • 3. ada seorang wali
  • 4. ada mahar
  • 5. harus ada sighat(ungkapan khas menikahkan dan menerima nikah) beberapa anjuran menikah

ada sebuah riwayat dari imam Ahmad sebagaimana tersebut di dalam kitab musnadnya;


“Ada serorang laki-laki,ia bernama ukaf,datang menghadap Nabi SAW maka nabi SAW bertanya kepadanya:


“Wahai ukaf apakah engkau sudah beristri?”


ukaf menjawab “belum”nabi bertanya lagi:


“apakah kau punya seorang budaj perempuan”?


ukaf menjawab “tidak” lantas nabi bertanya lagi:


“adakah kau orang yang pintar mencari rizky’?


ukaf menjawab “iya” nabi bersabda:


“kau adalah termasuk kawan-kawannya syaitan.Seandainya kau itu orang beragama Nasrani ,tentulah menjadi pendeta (rahib) mereka.sesungguhnya orang yang termasuk mengikuti sunahan itu adalah orang yang menikah.seburuk-buruk kalian adalah orang-orang yang sedang membujang.dan orang yang mati di antara kalian yang paling hina.adalah orang yang mati membujang “ nabi SAW bersabda dalam sabda yang sudah termashur


“Wahai kaum muda,barang siapa telah mampu membiayai biaya perkawinan maka hendaklah ia kawin saja.karena sesungguhnya kawin itu lebih bisa memejamkan (menjaga dari maksiat) mata ,dan lebih bisa menjaga(maksiat)kemaluan.da barang siapa belum mampu kawin maka sebaiknya berpuasa.sebab puasa itu mampu menjadi perisai(gejolak nafsu) dirinya”


“Siapa saja yang menikah, ia telah menguasai separuh agamanya. Hendaklah ia bertakwa (kepada Allah) atas separuh yang lain” “Barang siapa yang menikah karena ALLAH ,dan menikahkan (putra putrinya) karena ALLAH maka ia berhak menjadi kekasih ALLAH.” “Menikah adalah sunnahku. Siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, ia bukan termasuk ummatku. Menikahlah karena aku akan senang atas jumlah besar kalian di hadapan umat-umat lain. Siapa yang telah memiliki kesanggupan, menikahlah. Jika tidak, berpuasalah karena puasa itu bisa menjadi kendali” (Riwayat Ibn Majah, lihat: Kasyf al-Khafa, II/324, no. hadis: 2833).


dan masih banyak lagi hadist2 lain yang berkaitan dengan menikah :)



DI ANJURKAN MENIKAH DENGAN WANITA SHALIHAH

dalam hal ini Nabi SAW bersabda :


“Dunia ini medan untuk bersenang-senang .dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita yang berakhlaq mulia”


“Siapa yang dianugerahi istri shalihah, sungguh ia telah dibantu dalam separuh urusan agama, maka bertakwalah (kepada Allah) atas separuh yang lain”. (Riwayat Ibn al-Jawzi, lihat: Kasyf al-Khafa, II/239, no. hadis: 2432).


“seorang wanita di nikahi karena empat faktor .yaitu karena hartanya,keterhormatannya(status sosial) kecantikannya dan agamanya,maka kamu hendaklah menikah dengan wanita yang kuat agamannya agar kau beruntung” “sebaik-baik istri umatku adalah yang paling berseri-seri wajahnya dan paling sedikit(sederhana)maskawinnya”

Terimakasih Sudah Membaca Artikel Ini & Jangan Lupa Dishare Ya, By Catatan Seorang Hamba

Posting Sebelumnya
« Lihat Postingan Sebelumnya
Selanjutnya
Post Selanjutnya »